• 16-18 October 2019
  • JI-Expo, Kemayoran

Transportasi Jakarta Semakin Terintergrasi

Ilustrasi- Stasiun MRT Bundaran HI. MI/Andri Widiyanto.

Jakarta: Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengklaim integrasi transportasi umum semakin dirasakan masyarakata, misalnya di stasiun MRT dan LRT. Belasan stasiun telah terintegrasi dengan moda transportasi lain, seperti TransJakarta hingga mikrolet.

Syafrin mencontohkan Stasiun MRT Lebak Bulus dan Stasiun MRT Bundara Hotel Indonesia yang terintegrasi dengan TransJakarta dan mikrolet Jak Lingko.

"Stasiun MRT dalam integrasi layanan, terdapat Stasiun Fatmawati, Stasiun Cipete Raya, Stasiun Haji Nawi, Stasiun Blok A, kemudian Stasiun Blok M, Stasiun Asean, Stasiun Senayan, Stasiun Istora, Stasiun Bendungan Hilir, Stasiun Setiabudi, Stasiun Dukuh Atas," kata Syafrin kepada Medcom.id, Selasa, 29 Oktober 2019.

Sejumlah stasiun LRT yang telah terintegrasi di antaranya, Stasiun Velodrome, Stasiun Pacuan Kuda, Stasiun Pulo Mas, Stasiun Boulevard, dan Stasiun Pegangsaan Dua. Integrasi moda transportasi publik diharapkan bisa mengurangi polusi dan kepadatan lalu lintas.

Ia berharap gaya hidup masyarakat Ibu Kota berubah dalam menggunakan transportasi.

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) baru saja membuka satu rute baru menuju Stasiun LRT Pegangsaan Dua. Bus dengan nomor rute 10F itu berangkat dari area Sunter.

Rute 10F akan terintegrasi dengan bus Transjakarta sejumlah jurusan, yaitu JAK 59 (Rawamangun-Rawasengon), JAK 60 (Kelapa Gading-Rusun Kemayoran), JAK 61 (Pulo Gadung-Cempaka Putih via Kelapa Gading), JAK 24 (Senen-Pulo Gadung via Kelapa Gading).

Kemudian, rute 10 (Tanjung Priok-PGC 2), 10D (Tanjung Priok-Kampung Rambutan), L10 (Tanjung Priok-PGC 2 via tol Sunter), 12 (Penjaringan-Sunter Kelapa Gading), 12D (Rusun Sukapura-Sunter via Kelapa Gading), B12 (Summarecon Bekasi-Tanjung Priok).

Source : https://www.medcom.id/nasional/metro/8kogVAMk-transportasi-jakarta-semakin-terintergrasi